Di sini lah aku pernah bersekolah di SMA N 2 plus Sipirok, yang terletak di Sumatra Utara kabupaten Tapanuli Selatan kecamatan Sipirok. Sekolah ini sangat menarik dengan keindahan alamnya, dimana udara di sekolah ini udaranya masih sangat alami.
Inilah mengapa sekolah di juluki "sekolah di atas awan", di karenakan sekolah ini terletak dipuncak dan masih di kelilingi pepohonan yang masih sangat bagus sehingga sekolah menjadi lebih menarik dengan keindahan alamnya.
Di sini aku sangat bahagia bisa bertemu orang - orang baru, dengan teman yang baru dari daerah yang berbeda - beda. Tapi walaupun kami berbeda - beda daerah, berbeda - beda agama, berbeda - beda suku, kami yah kami, kami satu, kami satu pikiran, dan kami selalu saling menutup segala kekurangan kami.
Inilah kegiatan sekolah kami, yang selalu di dukung para guru - guru. Kami selalu bekerja sama dalam melaksanakan segala kegiatan yang ada, baik itu guru dan murid itu tidak ada perbedaan karna kami sama dan satu wadah. Disini saya tidak menceritakan kegiatan sekolah saya dengan rinci, karena itu akan saya ceritakan di blog saya yang berjudul "penjara merah".
Ini adalah baju kebanggaan kami, dengan baju yang mirip seperti ala - ala militer gitu sih. Kami sangat bangga memakai baju ini karna kami merasa gagah memakai baju ini dan terlihat lebih percaya diri apabila memakainya.
Dan ini adalah saat kami memakai baju kebanggaan kami, yang selalu terlihat gagah apabila memakai baju PDH (pakaian dinas harian) ini.
Sekolah yang siswanya tinggal di asrama, yang dipaksa hidup dengan mandiri dan harus mengerti betapa berartinya kehidupan ini. Dan lagi di sini sekolah mengajarkan betapa sakitnya waktu itu bila kita sia - sia kan. Di sekolah ini waktu yang berjalan sedetik saja sangat berarti bagi kami, karna kami selalu di ajarkan agar tidak menyia - nyiakan waktu walau sedetik pun. Kami diajar agar bisa memanfaatkan waktu tersebut semaksimal mungkin.
Tangga ini adalah penutup dari cerita saya tentang "Negeri di Atas Awan". Tangga ini kami namai "Tangga 105" karna anak tangga nya berjumlah 105 maka nya nama tangga tersebut kami sebut "Tangga 105". Tangga 105 ini kami juluki sebagai tangga menuju kesuksesan kami, karna menaiki tangga ini adalah butuh kerja keras yang sangat besar. Dan ini adalah tangga terakhir menuju sekolah kami, karna itupula lah tangga ini di juluki "Tangga menuju Kesuksesan".
ig : @permana_ag




















Hahaha
BalasHapusmohon masukan hehe
Hapus